Dugaan Penyelewengan Anggaran BSPS Di Kelurahan Karangwaru

Pewarta : OK

Koran SINAR PAGI Kabupaten Tulungagung – Warga kelurahan karangwaru mengeluh atas pengeriman barang yang telah dibelanjakan oleh pendamping lurah karangwaru, Barang telah dibelanjakan berupa batako namun sangat rapuh mudah hancur, kayu yang dikirimankan juga banyak yang pecah dan rusak, pengiriman batu itupun juga di mix dengan batu gombong, pasir juga mengandung kadar lumpur yang sangat tinggi, demi kelancaran pembangunan bedah rumah warga akhirnya membeli pasir yang lebih bagus dan tambahan semen demi kelancaran pembangunan rumahnya saat direnovasi untuk lebih layak ditempati.

Saat dikonfirmasi warga yang telah dibantu Progam BSPS rumahnya belom berani untuk dibangun warga menyampaikan dengan sedikit takut ke team wartawan kami “kami di datangi pegawai kelurahan mas. Disuruh cepat membangunnya, tapi gimana batako ini mudah hancur saat kita pegang pasir pun juga kayak gini kayu itupun juga banyak yang tidak bisa di pakai ada yang bengkok – bengkok, tapi katanya kalau kayu bengkoj suruh paku aja udah kenceng nanti, tapi disini tukangnya saya membayar sendiri.

Kalau material seperti ini semua kalau saya bangun nanti rubuh bagaimana nota pembelian kemarin saya dikasih tapi cuma nota beli batako dll gak ada harganya dan saya dimarahi kenapa sampe ada wartawan tau dengan material ini dan mengatakan juga kamu sudah dibantu itu diterima jangan ngomong wartawan” Ungkap warga saat dikonfirmasi dengan sedikit takut.

Team koransinarpagijuara.com menanyakan kejelasan sesungguhnya material yang dikirim oleh pihak kelurahan dan pendamping apakan ada dugaan penyelewengan anggaran di progam BSPS ini.

Eny Wahyu Andamari sebagai Lurah karangwaru Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung mengatakan “Saya tidak tahu data apa, penerinamaan apa, semua data itu di candra pendamping saya dan saat ini saya telpon tidak menjawab kalau masalah material saya tahu kalau sudah dikirim itu saja” jawab dengan tegas.

Investigasi ini berlanjut untuk menemui salah satu pendamping Lurah Karangwangwaru Candra di tempat kerjanya waktu itu ada beberapa pegawainya sedang mencetak batako. Kita mengklarivikasi dengan mengajukan pertanyaan untuk bahan material yang dikirim di kelurahan karangwaru dan bagaimana sampe kwalitas yang dikirim semua jelek dan apakah bu lurah tidak tahu atas pengiriman barang yang telah dikirimkan.

Candra menjawab “Saya minta maaf memang barang yang saya kirim kemarin jelek, dan tentang ini barang yang saya kirim, dan datanya bu lurah juga dah tau semua kok mas masak bu lurah bilang gak tau ya gak mungkin mas mas wes gini besok saya tak tanya bagaimana atasan saya juga karena disini saya juga punya atasan. Ungkap candra saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

(170)