Zulkafli, Lirik Pajak Alat Berat di Rokan Hulu

Pewarta : Acce Nsuli H

Koran SINAR PAGI Juara, Rokan Hulu,- – Pemberlakuan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Alat Berat atau besar di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, masih memberikan kontribusi yang signifikan dengan potensi cukup besar dan jumlah yang mencukupi menambah APBD Kabupaten Rokan Hulu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan (Dispenda) Riau-Pasir Pengaraian Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), Zulkafli mengatakan, pajak alat berat pada jenis kendaraan seperti bulldozer, excavator, traktor, dump truck dan alat-alat berat/besar lainnya masih dikenakan PKB maupun BBNKB.

Dia menilai, kontribusi pajak alat berat terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rohul dan pendapatan bidang pajak di Provinsi Riau yang dihitung setiap awal tahun cukup menjanjikan, karena seluruh perusahaan yang berada didalam wilayah UPT Dispenda Riau-Pasir Pengaraian (Kecamatan Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir dan Kecamatan Bangun Purba) membayar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

“Kita ada Tim rutin jemput bola ke perusahaan-perusahaan dan kita juga punya data tentang kepemilikan alat berat Perusahaan dan Pribadi di wilayah kami. Kami harap, mereka tetap bisa membayar pajak tepat waktu, agar PAD Rohul semakin bertambah”, ucap Zulkafli, di kantor UPT Dispenda Riau-Pasir Pengaraian Samsat, Komplek Bina Praja Pemda Rohul.

Untuk memaksimalkan pungutan pajak alat berat, Pihaknya mengaku selalu melakukan penyuluhan dan pendataan terhadap seluruh pemilik alat berat perusahaan maupun pribadi. Selain itu, Ia menyatakan UPT Samsat juga telah memiliki Tim Intensifikasi yang melibatkan instansi terkait di Kabupaten Rohul.

Ditambahkan, untuk tempat dan lokasi pelayanan dalam mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan PAD,  UPT Dispenda Riau yang berada di Kabupaten Rohul berjumlah 4 (empat) UPT yang terletak di Kecamatan Ujungbatu, Pasir Pengaraian, Kepenuhan dan Kecamatan Tambusai.

(7)