Personil Kodim 0617 Majalengka, Kapten Inf Priambada 10 Tahun Menjadi Pengrajin Sangkur

Pewarta : Abi Cris

Koran SINAR PAGI, Majalengka,- Tidak semua orang mau dan bisa menggeluti usaha kerajinan, terutama kerajinan yang menuntut kemampuan dan keuletan ekstra seperti membuat Sangkur atau Golok. Untuk hal ini perlu pelatihan khusus, keahlian dan ketelitian dalam proses pembuatannya.

Di Majalengka, Anggota TNI Kodim 0617 Majalengka, Danramil 1710 Leuwimunding Kapten Infanteri Priambada memiliki sisi lain sebagai Pandai Besi, usaha kerajinan dan kemampuan dalam membuat Sangkur dan Golok yang dibuatnya dari limbah per (pegas) mobil.

Usaha kerajinan Sangkur yang telah digeluti Priambada tidak perlu diragukan lagi, 8 tahun berjalan berawal dari tahun 2008 memulai usaha kerajinan Sangkur, pembuatan Sangkur dilakukan seusai ia berdinas dan tidak jarang ia berkeliling ke setiap bengkel untuk mencari, mendapatkan dan membeli limbah Per untuk bahan pembuatan Sangkur dan Golok.

Dengan menekuni dan menggeluti usaha kerajinan membuat sangkur hanya untuk menambah dan menutupi kebutuhan dapur saja yang semakin membengkak dengan melonjaknya harga sembako.

Kapten inf Priambada mengatakan, “Awal memulai kerajinan pembuatan Sangkur ini dari tahun 2008, sebelumnya pernah memiliki usaha peternakan dan pembuatan Kolam Ikan namun keduanya kandas dan tidak saya lanjutkan, terpikirlah usaha kerajinan untuk membuat Sangkur dan Golok dari limbah Per mobil yang didapatkan dari bengkel-bengkel.” ujar Priambada.

“Tidak jarang mengalami kegagalan dalam pembuatan Sangkur dan Golok awalnya namun terus mencoba dan tidak luput untuk bertanya pada ahli-ahli pengrajin Sangkur dan Golok, sehingga mampu dan bisa dengan ketelitian dan kegigihan, apapun akan kita capai jika kita teru dan terus belajar dan berusaha.” terangnya Priambada.

(24)