Lanud Soewondo, Gelar Upacara Hari Bhakti TNI AU ke – 71

Pewarta : Ester

Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- TNI AU wilayah Medan laksanakan upacara Hari Bhakti TNI AU ke -71 di Avron Charlie Minggu (29/7) pagi sekira pukul 08.00 wib. Acara juga diisi dengan acara atraksi Paramotor yang dilakukan prajurit TNI AU Lanud Soewondo yang berprestasi yang bernama Pratu Joner Harahap.

Hadir dalam peringatan Hari Bhakti ke-71 Danlanud Soewondo Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey yang bertindak sebagai inspektur upacara, Asisten Kosek Hanudnas III, Danyon 469 Paskhas, para Kepala Dinas, Pewira dan staf, prajurit, PNS, ibu IKKT, serta Pia Ardya Garini cabang Lanud Soewondo.

Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Danlanud Soewondo Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey mengatakan “Marilah mengucapkan puji dan syukur kehadiran Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmad dan hidayah nya sampai saat ini kita masih bisa berkumpul memperingati Hari Bakti TNI AU ke -71.

“Upacara ini merupakan puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Bakti TNI AU, sebagai upaya mengenang keteladanan, pengabdian dan pengorbanan TNI AU dalam membela serta mempertahankan NKRI,” kata Danlanud.

Pada 71 tahun silam, para pejuang Indonesia menorehkan tinta emas dengan melakukan serangan udara di pagi hari yang dilaksanakan Kadet Muliyono, Sutarjo Sigit, dan Suharmoko Harbani, dikedudukan Belanda yang berada di Semarang, Ambara serta Salatiga.

“Serangan ini merupakan kegiatan penerbangan pertama kali dan menjadi cikal bakal TNI AU, dimana peristiwa tersebut telah memberikan kejutan yamg sangat besar bagi khalayak dunia, khususnya pihak belanda yang mengira saat itu Indonesia belum sedikit pun memiliki kekuatan udara,” ucap Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey.

Momentum tersebut juga telah mampu memberi dampak psikologis yang sangat luar biasa bagi rakyat Indonesia, yang saat itu memang membutuhkan motivasi untuk meneruskan perjuangan Negara Republik Tercinta. Namun perjuangan itu harus dibayar mahal, dengan serangan membabi buta yang dilakukan oleh pihak Belanda dengan menembak jatuh pesawat Dakota VT-CLA yang melakukan misi kemanusiaan, sehingga mengakibatkan gugurnya putra-putra terbaik bangsa.

“Saya mengajak semua yang hadir pada saat ini, mengucapkan terima kasih dan rasa hormat kepada Alm. Komodor Muda Agustinus Adisutjipto, Komodor Udara Muda DR. Prof Abdurahman Saleh dan Opsir Muda Adiesoemarmo yang telah gugur dalam perjuangan,” tuturnya dalam pembacaan amanat Kepala Staf TNI AU.

Selain itu orang nomor satu di Danlanud juga mengatakan, pengabdian yang tulus, rela berkorban dan dedikasi yang tinggi, yang telah ditunjukan oleh para pelopor dan perintis TNI AU tersebut, hendaknya dapat memaknai setiap kegiatan memperingati Hari Bhakti TNI AU. Nilai-nilai luhur tersebut sudah seharusnya dapat mengakar dan tumbuh subur dalam diri pribadi setiap insan prajurit Swa Bhuana Paksa.

“Kita harus bertekad, untuk tetap berupaya meneruskan nilai-nilai perjuangan yang telah ditunjukan oleh para pendahulu tersebut, demi tetap tegaknya TNI Angkatan Udara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

Diakhir sambutan Kepala Staf TNI AU yang dibacakan Danlanud Soewondo Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, mengucapkan terima kasih kepada dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI AU dimana pun berada dan bertugas.

Pengabdian yang diberikan kepada TNI AU, telah memberikan kontribusi yang sangat positif dalam upaya pembangunan kemampuan dan kekuatan TNI AU.

“Pengabdian dan perjuangan ini belum selesai, masih banyak tantangan tugas yang harus kita hadapi. Oleh karena itu, hendaknya hari bersejarah ini dapat menjadi sumber inspirasi keteladanan dan pelajaran bagi segenap TNI AU dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara melaui TNI AU,” jelasnya.

Sebelum puncak peringatan Hari Bhakti TNI AU ke -71 di peringati. TNI AU melaksanakan beberapa rangkai kegiatan yakni seperti donor darah, pembagian sembako, pembersihan rumah ibadah, pembuatan jalan dan ziarah Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan di Jalan Sisingamaraja Medan.

(6)