Ribuan Orang Tumplek, Doamu Esa Angin Perubahan Untuk Sumedang Simpati

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang,– Tidak kurang dari 7.000 masa memadati lapangan sepakbola Di Desa Gudang Kecamatan Tanjungsari Sumedang Jawa Barat, untuk menghadiri kampanye akbar sekaligus kampanye penutup, Paslon nomor urut 1 Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan Jumat (22/6/18).

Masa seolah terbawa arus sebuah perubahan yang akan terjadi dibawah pimpinan Dony dan Erwan untuk Sumedang yang maju dan sejahtera.

Menurut Ketua Timses Dony Erwan, H. Asep Eli Gunawan yang juga Ketua DPC PPP Sumedang melalui Humas tim sukses nya Rauf Nuryama mengatakan kepada media di lokasi,

“Bahwa masa sejumlah itu sebenar nya yang hadir kami batasi sesuai dengan peraturan KPU maksimal 8.000 orang”, ujarnya.

Ribuan pendukung dan simpatisan ramaikan kampanye terbuka Paslon Do’amu Esa

Namun katanya lagi banyak sekali simpatisan yang masih berharap hadir, namun kami batasi dan kami minta doa dan dukungannya saja dari jauh.

“Hal ini semata-mata kami berharap dapat menaati peraturan yang ada, namun demikian, kami juga tidak bisa melarang mereka”, terangnya.

Adapun tema kampanye akbar ini, ujar Rauf, adalah “SATU kan hati menuju Sumedang “Simpati”. Pasal nya dengan hati yang bersatu, pikiran dan tenaga bisa bekerjasama untuk membangun Sumedang yang maju dan masyarakat yang sejahtera, akan semakin mudah dicapai, ungkapnya.

Diperhelatan itu, Dony, yang merupakan calon bupati paling muda, merasa yakin bahwa dalam pemerintahannya nanti akan melakukan pembangunan yang dimulai dan bersamaan yakni pembangunan akhlak melalui aktivitas keagamaan, pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan, irigasi, pembuatan stadion, veldrome, dan pasar tradisional.

Serta berikutnya pembangunan ekonomi yang kreatif, berbasis digitalisasi pemasaran dengan memberikan bantuan dan akses permodalan serta mendirikan koperasi syariah di setiap masjid besar di kecamatan.

Bahkan Dony menegaskan Koperasi Syariah di setiap masjid besar sebagai alat untuk meminimalisir atau bahkan menghapus praktik rentenir di masyarakat, hal itu pun di apresiasi masa yang hadir.

Dalam hal birokrasi, menurut Dony pun berjanji tidak akan ada jual beli jabatan,

“ASN yang berprestasi akan dihargai, yang melanggar aturan akan diberikan sangsi”, ujar Dony.

“Semua berbasis kinerja dan kompetensi, sehingga semua akan fokus pada layanan pada masyarakat dan kinerja bisa produkti”, terang Dony lagi.

Dalam kesempatan yang sama, cawabup Erwan pun menyampaikan bahwa jabatan ini adalah amanah.

“Jika kami diberikan kepercayaan dan ridha Allah SWT untuk memimpin Sumedang, maka kami harus hadir untuk mensejahterakan masyarakat Sumedang, yatim, piatu, jompo, fakir dan miskin, serta orang dengan ganguan jiwa dan kaum difabel juga perlu mendapatkan perhatian serius”, kata Erwan.

Kami, ujar Erwan, bahkan mendapatkan amanah ini khusus dari pendukung kami, simpatisan kami.

“In syaa allah, akan kami pertanggungjawabkan sampai di yaumil akhir”, ucap Erwan.

Apresiasi pernyataan Dony dan Erwan, datang dari Ketua DPD PAN Sumedang Ajat, yang merupakan salah satu partai pendukung, dikatakanya bahwa inilah yang menjadi point bagi kami.

“Sumedang butuh perubahan, dan hal itu perlu dirubah oleh orang yang memang memiliki kemampuan dan kemauan untuk itu”, ujar Ajat.

“Dan kami memberi kesempatan itu kepada Dony dan Erwan orang yang cocok untuk melakukannya”, ujarnya lagi.

Mereka hadir untuk membawa perubahan Sumedang. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh simpatisan Dony dan Erwan, serta masyarakat Sumedang,

“Mari kita kawal Pilkada ini sampai selesai, jangan golput, pilih Nomor 1 Dony Erwan, Paslon yang Pro Perubahan”, pungkas Ajat.

(33)