TKS Tak Mendapat Perhatihan Dari Pemkab Garut

Pewarta ; Fitri

Koran SINAR PAGI, Kabuapaten Garut,- Rencana Tenaga Kerja Sukarelawan (TKS) yang akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari dinas terkait, namun kini wacana tersebut hanya harapan palsu. Pasalnya hingga hari terakhir kerja menghadapi liburnya menghadapi Hari Raya Idhul Fitri 1439 H THR tersebut kandas

“Saya merasa senang akan mendapat THR, namun itu hanya harapan palsu semata,” ucap salah seorang karyawan TKS Disperindag ESDM pada Koran Sinar Pagi, Jumat (08/06/18).

Dia menegaskan, setiap harinya dalam menjalankan pekerjaan, sama seperti PNS memenuhi kewajiban selaku pekerja, kendati tiap bulannya tak pernah menerima tunjangan dari pemerintah daerah,

“Saya kerja biasa seperti PNS rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diemban, biarpun tak pernah ada tunjangan kerja,” tuturnya.

Dia menegaskan THR salah satun harapan para TKS untuk mendapatkan kesejahteraan dari pemda Garut setahun sekali. “Peupeuriheun mah tiap sasih tara nampi honor, atuh sataun sakali kenging kabingah tina THR, ieu mah dugi ka teu aya pisan,” ucap dia dengan menggunakan bahasa daerah.

Pihaknya berharap pemkab Garut dapat menyentuh kesejahteraannya para TKS, yang kini tak ada perhatiannya hingga kini.

Kepala UPT Disperindag ESDM kecamatan Wanaraja, Aminudin menerangkan pihaknya bisa memberikan THR terhadap TKS dengan cara mengumpulkan dari PNS yang ada dilingkungan nya, sehingga para TKS dapat menerimannaya biarpun seadanya.

Diberitakan sebelumnya pejabat sekretaris Daerah Garut, UU Saepudin menerangkan untuk THR honorer diserahkan kepada SKPD masing-masing dan dananyapun bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) pada wartawan, saat tarling di masjid Agung Cibatu pekan lalu.

(18)