how to write an expository thesis personal statement writing services a working thesis statement a doll's house essay topics how to cite a definition in an essay self driving cars essay

Lawan Terorisme, Polres Majalengka Gelar Apel Besar 3 Pilar

Pewarta : Abi Cris

Koran SINAR PAGI, Majalengka,- Untuk mewujudkan sinergitas yang solid dalam rangka melawan terorisme serta menciptakan sitkamtibmas yang kondusif pada bulan suci Ramadhan, Idul Fitri 1439 H dan Pilkada Kabupaten Majalengka dan Pilkada Jawa Barat 2018 yang aman, Kaolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad memimpih langsung Apel Besar Tiga Pilar pagi ini, Sabtu (02/06/18).

Apel Tiga Pilar, melibatkan unsur Polri, TNI dan unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka, lebih tepatnya Bhabin kamtibmas, Babinsa bersama para Kepala Desa/lurah sebagai ujung tombak masyarakat dilapangan Mapolres Majalengka.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0617 Majalengka, sementara dari unsur Pemerintahan, selain Bupati Majalengka, H.Sutrisno, hadir kuga Kepala Badan Kesbangpolinmas Kab.Majalengka, tokoh Agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Majalengka AKBP Noviana berharap dengan adanya apel 3 (tiga) pilar ini, dapat mengantisipasi setiap potensi gesekan antar kelompok masyarakat dengan melaporkan setiap fenomena yang akan timbul untuk diantisipasi oleh masyarakat bersama aparat terkait.

“Laporkan setiap kejanggalan yang berpotensi menjadi permasalahan dimasa yang akan datang dan mari tingkatkan kerja sama serta koordinasi antara masyarakat dengan TNI/Polri sebagai aparat keamanan untuk bersama- sama mencegah serta menanggulangi adanya paham radikalisme dan melawan terorisme,” ucapnya.

Babinkamtibmas, Babinsa dan lurah atau kepala desa, adalah lini terdepan dalam menciptakan suasana aman, sejahtera dan kondusif dalam kehidupan bermasyarakat, “Fungsi dan peran 3 pilar dalam membina masyarakat melalui kegiatan sambang warga atau (door to door system) perlu dilakukan agar lebih mengenal masyarakat sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini dari setiap akar permasalahan untuk dapat segera diantisipasi atau diselesaikan di tingkat RT/RW maupun desa/kelurahan,” ucapnya lagi.

Selain itu, para kepala desa harus menerapkan tertib administrasi,”Semua Kepala Desa yang hadir disini dibantu Bhabinkantibmas dan Babinsa diharapkan mampu memberikan sosialisasi kepada para RT dan RW supaya lebih peduli dan lebih menertibkan administrasi terhadap penduduk, terutama yang baru, karena dengan begitu, Insya Allah tidak akan kecolongan,” tandasnya.

Terkait dengan masalah deradikalisasi lanjutnya, biar menjadi kewenangan BNPT, TNI/Polri, yang terpenting peran dari kepala desa adalah meningkatkan kepedulian terhadap warganya.

“Sebentar lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H dan mulai tahun ini akan banyak menghadapi beberapa agenda besar seperti Pilbup Majalengka, Pilgub Jawa Barat dan Pilpres serta Pileg pada tahun 2019 mendatang, akan dilaksanakan Pilpres dan Pileg, untuk itu diharapkan semua elemen masyarakat mampu membangun kerjasama dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di wilayah masing-masing melalui Babinsa dan Babinkamtibmas, namun bila tidak bisa agar melaporkan ke Polsek dan Danramil masing-masing,” katanya.

“Jangan anggap remeh sekecil apapun temuan yang terjadi di masyarakat, karena kalau dibiarkan akan menjadi besar,” pungkasnya.

(16)