Presiden Jokowi Berharap BIJB Berikan Dampak Ekonomi Bagi Kabupaten Majalengka

Pewarta : Abi Cris

Koran SINAR PAGI, Majalengka,- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, melakukan kunjungan kerja sekaligus peresmian Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Presiden Jokowi berharap Bandara Kertajati bisa memberikan Pelayanan Kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan memberikan dampak ekonomi bagi Kabupaten Majalengka, khususnya dan Provinsi Jawa Barat pada umumnya.

“Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) ini terintegrasi dan cukup dekat dengan pelabuhan Patimban yang hanya 40 km, dengan itu pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik dan investasi akan tumbuh dan berkembang di kawasan sekitarnya,” kata Presiden Jokowi saat penerbangan perdana di Bandara Kertajati Kabupaten Majalengka. Kamis (24/05).

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam Kunker ke BIJB Kertajati Kabupaten Majalengka, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, Menhub Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Barat Aher, Bupati Majalengka Sutrisno dan pejabat lainnya.

“Model-model pembangunan Bandara Kertajati BIJB ini akan dikembangkan di daerah lain, dengan model kerjasama pemerintah dengan swasta ini. Bandara ini akan diperbesar agar pesawat berbadan lebar bisa masuk Bandara Kertajati,” ungkap Jokowi.

Jokowi mengungkapkan model pembangunan Bandara seperti ini dikembangkan juga di Samarinda dan Kulon Progo. Sedangkan untuk penamaan Bandara Kertajati secara resmi, Jokowi mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan Gubernur.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Majalengka Neni Iriani Sofiani mengungkapkan, Agenda Presiden RI ke Majalengka mulai take off dari Halim menggunakan pesawat Boeing 737 800, dan tiba di BIJB pukul 09.40 WIB.

Usai peresmian bandara selanjutnya Jokowi membagikan 1.000 paket sembako di pasar Kadipaten kepada para tukang becak, tukang panggul, buruh dan pembeli di pasar.

Selanjutnya, Presiden bergeser ke taman Dirgantara Kota Majalengka melakukan pertemuan informal dengan siswa SMK untuk berdiskusi.

Kemudian Presiden akan bergerak menuju gedung GGM Majalengka untuk menyerahkan KIP dan sertifikat guru yang akan dihadiri sekitar 1.500 siswa dan guru, setelah itu, Presiden menuju Masjid Farid ar Rahman Desa Pakubereum Kertajati, dilanjutkan salat Dhuhur serta penyerahan sertifikat wakaf kepada perwakilan 8 orang.

(6)