PT.Ektarum Diduga Serobot Lahan Warga

Pewarta : adi/fitry

Koran SINAR PAGI, OKI,-
Keluarga besar Almarhum Ibrahim Idris akan tuntut PT. Ektarum yang beroperasi di wilayah desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kab.OKI Sumatera Selatan karena diduga telah mengambil dan mencaplok lahan miliknya.

Menurut keterangan salah satu anggota keluarga, Awi, lahan milik keluarganya lebih kurang 1000 hektar telah diduduki dan diserobot oleh PT. Ektarum sebuah Perusahaan perkebunan sawit.

Padahal dijelaskan Awi, pihaknya dan warga lainnya memiliki bukti surat kepemilikan lahan yang diketahui Camat pada waktu itu. Dan surat itu jauh sebelum perusahaan tersebut masuk ke Desa Pematang Panggang.

Ironis, tidak ada etikad baik dari pihak perusahaan bahkan lahannya dicaplok begitu saja tanpa ganti rugi sedikit pun.

Untuk itu, keluarga sepakat akan melakukan aksi damai yang didampingi lembaga pendamping menuntut agar perusahaan mengembalikan hak warga.

Kemudian, meminta ganti rugi selama diduduki dan berharap kepada pemerintah serta aparat penegak hukum kiranya dapat mengusut tuntas persoalan yang terjadi jangan sampai warga menjadi korban.

Sementara itu, lembaga pendamping Keluarga Almarhum Ibrahim Idris, Alex Kazjuda mengatakan, Senin (05/02 pukul 09:00 WIB akan menggelar aksi damai di kantor BPN Kab.OKI dan langsung menuju Kantor Bupati guna menyampai orasi agar pemerintah OKI bisa menyelesaikan perselisihan sengketa lahan yang terjadi, dengan massa berjumlah lebih kurang 100 orang.

Saat ini dijelaskan Alex, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan aksi damai tersebut ke Polres OKI melalui Kasat Intelkam.

Alex menegaskan jika Pemerintah OKI tidak mampu menyelesaikan permasalahan tersebut maka pihaknya mengancam akan kembali melakukan demo di Provinsi dengan massa yang lebih banyak lagi sekaligus melayangkan surat ke Presiden RI dan BPN Pusat.

(23)