Ratusan PNS Datangi Kantor BKD Kabupaten Ogan Ilir

Pewarta: Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Usai pelantikan pejabat adiminstrator, pengawas, serta kepala sekolah SD dan SMP dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir (OI), oleh Bupati M.Ilyas Panji Alam
di Gedung serbaguna Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Jumat (19/01/18), ratusan PNS, kepala sekolah dan guru langsung mendatangi Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD), untuk mengetahui dimana mereka ditempatkan, pasalnya dengan alasan efisiensi waktu, dalam pelantikan yang dilakukan tersebut, tidak seluruhnya disebutkan tempat tugas baru PNS yang dilantik.

Untuk memudahkan para PNS yang terkena perombakan mengetahui lebih jelas kemana dan dimana mereka akan berdinas ditempat barunya, di Kantor Badan Kepegawaian Daerah OI sendiri sudah ditempelkan pamplet daftar nama PNS yang dirotasi.

Sementara itu dalam kegiatan rotasi dan pelantikan ratusan PNS yang didominasi kepala SD, SMP dan guru tersebut, Bupati OI berpesan agar jabatan baru atau rotasi yang terjadi, jangan menjadi suatu euphoria maupun suatu kekecewaan.

Bupati berharap, agar dengan kegiatan ini bisa memecut semangat para peserta, sehingga bisa meningkatkan lagi prestasi dalam upaya memajukan Ogan Ilir.

“Ini bukanlah akhir dari jabatan anda, yang pindah bertugas jangan bersedih atau terlalu senang, jadikan ini sebagai cambuk guna meningkatkan potensi diri, sehingga keinginan bersama memajukan Ogan Ilir gemilang bisa secepatnya dapat diraih,” ucapnya.

Selain itu, lanjut bupati, tugas yang diemban adalah sebuah amanah, jangan sampai jabatan tersebut dijadikan profesi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Profesi anda adalah amanah, apalagi yang berprofesi sebagai guru, hendaknya bekerja secara profesional. Cerdaskanlah anak bangsa. Kita ketahui, OI ini dikenal dengan Kota Santri, jadi tugas berat menanti anda. Namun tentunya jangan jadi alasan untuk bermalas-malasan. Sebab, selain bisa merugikan diri sendiri sikap seperti itu juga tentunya dapat merugikan orang lain,” pungkasnya.

(99)