how many paragraph in an essay how to write a great introduction cultural identity essay about myself great words to use in an essay creative writing paper how to format writing samples

BNN Kabupaten Bandung Barat Gelar Bimtek Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba

Pewarta : Lina

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Bandung Barat,- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten. Bandung Barat menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Dan Pelatihan ( TOT ) Pencegahan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN ) bagi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat sekaligus pembentukan dan pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba dengan tema “Sinergisitas BNN Kab. Bandung Barat dan Masyarakat Dalam Upaya P4GN” Bersama Melawan Penyalahguna Narkoba.

Hal ini dilakukan mengingat peredaran Narkoba di Indonesia saat ini sudah dalam tarap sangat memprihatinkan bahkan sudah masuk keseluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, BNN berharap masyarakat memahami bahwa Narkoba sangat membahayakan diri dan masa depan bangsa dan negara, sehingga harus di perangi dan di berantas secara bersama-sama.

Kepala BNN Kabupaten Bandung Barat Sam Norati Martiana dalam sambutan yang dibacakan oleh Ketua Panitia Ferri, menjelaskan, setiap saat dan dimanapun BNN Kabupaten Bandung Barat siap memberikan panduan dan penyuluhan terkait bahaya Narkoba kepada masyarakat,”Kehidupan diatas pengaruh zat yang merusak organ tubuh dan kecanduan yang dimiliki bahan narkoba saat ini sudah sangat mengancam persatuan bangsa dan mengancam generasi penerus bangsa, maka dari itu sudah seharusnya diperangi bersama,” ucapnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjutnya, maka dipandang perlu adanya SATGAS Anti Narkoba di Kabupaten Bandung Barat ini, BNN-KBB berharap Satgas ini dapat menjadi penghalau beredarnya narkoba dan penyalahgunaan narkoba khususnya diwilayah KBB.

“Mengingat bahaya narkoba yang sangat dahsyat, maka BNN membuat program-program unggulan yang langsung menyentuh masyarakat, yang terangkum dalam Program Quick Wins BNNP Jabar dan Patroli Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Patroli P4GN).” Ferri menjelaskan.

Pada kesempatan yang sama Kepala BNN Provisi Jabar Brigjen.Drs.Nurhadi menyampaikan, dalam memerangi bahaya narkoba di lingkungan, maka antar lembaga harus saling berkomunikasi atau melakukan koordinasi dalam upaya sinkronisasi tujuan bersama untuk menyelamatkan masyarakat dari jerat narkoba,”Belajarlah dari sejarah hancurnya generasi karena narkotika. Lakukan perbaikan segera, apapun yang kita kerjakan ini merupakan pengabdian kita kepada bangsa dan Negara,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat H. Abubakar mengatakan, peredaran narkoba khususnya di Jawa Barat sangat memprihatinkan dan dari hasil investigasi, masalah dalam keluarga menjadi salah satu faktor jadi pengguna narkoba. Menurutnya walupun jenis narkoba yang beredar di Kabupaten Bandung Barat masih tergolong jenis psitropica, namun peserta mempunyai tanggungjawab moral untuk mengimplementasikan pencegahan peredaran narkotika, kepada masyarakat,”Untuk mensukseskan program P4G Narkoba tidak cukup oleh BNN saja, namun harus didukung oleh komunitas atau jaringan,” imbuhnya.

Menurut salah seorang peserta kegiatan Bintek dan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Peredaran Gelap Narkoba, Herlina Septiani C, dengan semakin maraknya narkoba di masyarakat akan membahayakan generasi muda. Bahkan saat ini ada narkoba jenis baru yang bernama Sisipor yang efek merusaknya lebih kuat dari pada Ektasi.

Herlina, salah satu peserta Bimtek yang diselenggarakan oleh BNN-KBB

“BNN dan aparat penegak hukum itu tidak mungkin bisa bertindak kalau tidak mendapat dukungan dari masyarakat. Satgas ini bisa menjadi kepanjangan tangan dari BNN. Jika memang ada yang ingin berhenti memakai narkoba, tinggal melaporkan ke BNN,”Saya mewakili peserta Bintek dan Pembentukan Satgas Anti Narkoba yang di Prakasai Oleh BNN-KBB tentunya merasa bangga dan senang bisa mengikuti Bimbingan Teknis ini, disini kami diberikan Ilmu – ilmu tentang bahaya Narkoba, Harapan saya semoga setelah dibentuknya Satgas Anti Narkoba ini kami semua yang hadir jadi peserta dikegiatan ini akan terus dilatih diberikan pengetahuan tentang bahanya Narkoba sehingga nantinya seluruh Satgas yang sudah dibentuk ini bisa turut mensosialisasikan yang terangkum dalam Program Quick Wins BNNP Jabar dan BNN Kabupaten Bandung Barat “ Sinergisitas BNN Kab. Bandung Barat dan Masyarakat Dalam Upaya P4GN” Patroli Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Patroli P4GN),” tandasnya.

(189)