Warga Sumber Mulya Temukan Bayi Di Semak Belukar

Pewarta : Iwan Brata Darma
Koran SINAR PAGI, Muara Enim

Yoni, Kades Sumber Mulya, Kec.Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim saat membuat laporan Ke Polsek Beringin
Yoni, Kades Sumber Mulya, Kec.Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim saat membuat laporan Ke Polsek Beringin

Warga Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, dikejutkan dengan kabar penemuan sesosok bayi di semak belukar, Minggu (03/09).

Menurut warga yang menolak namanya ditulis, di hari Minggu itu, sekitar jam 6.00 Wib, ketika dia melintas dilokasi tersebut hendak menuju kebun karet untuk nyadap, sayup – sayup terdengar suara tangisan bayi, karena penasaran, selanjutnya dia mencoba mencari asal suara tangisan bayi tersebut.

Setelah ditelusuri ternyata datang dari semak belukar yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri, ditemukan sesosok bayi laki – laki dengan tali ari – ari yang masih menempel, selanjutnya dia langsung menghubungi Yoni, Kades Sumber Mulya, Kec. Lubai Ulu, yang kemudian bersama – sama dengan masyarakat mendatangi lokasi untuk segera menyelamatkan bayi malang tersebut.

Diduga bayi malang berjenis kelamin laki – laki yang dibuang tersebut adalah hasil hubungan gelap pasangan yang tidak menghendaki kehadirannya.

Untuk tindak lanjut penanganannya, kini bayi tersebut dirawat di RSUD Prabumulih yang dibiayai oleh Pemerintah Desa Sumber Mulya, untuk selanjutnya, bayi tersebut akan dibawa ke RSUD Muara Enim untuk perawatan lanjutan.

Berkaitan dengan biaya perawatan lanjutan mengingat kondisi bayi yang kian memburuk, kasusnya sudah dilaporkan ke Dinas Sosial, Kab.Muara Enim, oleh Pemerintah Desa Sumber Mulya.

Guna mencari siapa orangtua bayi tersebut, kades, linmas dan tim kesehatan Desa Sumber Mulya melakukan tes kepada setiap warganya khususnya kaum muda – mudi yang di curigai,”Masalah ini sudah kami laporkan ke Polsek Beringin, tinggal melakukan penyidikan,” kata Kades Sumber Mulya.

(81)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *