SMP Mualimin Cimacan Singaparna Mengharapkan Perpustakaan dan Sarana Ibadah Yang Representatif

Pewarta : Eno Moreno
Koran SINAR PAGI, Tasikmalaya

IMG_20160815_192402

Lembaga pendidikan baik formal, non formal atau informal merupakan tempatnya untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan budaya atau peradaban. Melalui pendidikan, peserta didik diajak untuk memahami bagaimana sejarah atau pengalaman budaya dapat ditransformasi dalam zaman kehidupan yang akan mereka alami serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan dan tuntutan juga kewajiban agama yang ada di dalamnya.

Pendidikan nasional bertujuan mempersiapkan masyarakat baru yang lebih ideal, yaitu masyarakat yang faham hak dan kewajiban serta berperan aktif dalam proses pembangunan bangsa. Esensi dari tujuan dari pendidikan adalah proses menumbuhkan bentuk budaya keilmuan, social, ekonomi dan politik yang lebih baik dalam perspektip tertentu harus mengacu pada masa depan yang jelas.

Lembaga pendidikan adalah suatu badan yang berusaha mengelola dan menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar atau sebagai wadah dimana orang orang berkumpul bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali dalam memanfaatkan suberdaya, sarana prasarana, data, termasuk didalamnya pendidikan agama, demikian disampaikan Kepala SMP Cimacan Endang Zaeni Rahmat,SP.dI, saat disambangi Koran Sinar Pagi senin (15/08) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Endang Zaeni memaparkan, SMP Mualimin Cimacan berada di bawah naungan Yayasan Bani Hasbulloh Cimacan Desa Cintaraja Kec. Singaparna Kab. Tasikmalaya. Lembaga pendidikan ini berdiri tahun 1972 berlokasi di Cikembang, namun atas usulan sesepuh pontren KH. Onoy dan Ust. Komarudin dialihkan ke Pontren Al-Hikmah (1986) asuhan KH. Lukmanul Hakim (Apa Enoy) di Cimacan Cintaraja Kec. Singaparna.

Materi tambahan atau sub baku di SMP Cimacan meliputi, aqidah akhlak, fikih, sejarah kebudayaan Islam, Alqu’an dan Hadist, bahasa Arab dan kajian kitab kuning yang diterapkan secara disiplin guna terciptanya generasi bangsa yang andal seiring kemajuan zaman mampu membesarkan bangsa yang berakhlakulkarimah.

Dikeluhkan Endang Zaeni, SMP Cimacan sangat membutuhkan sarana Ibadah dan ruang baca atau Perpustakaan, terkait lahan untuk bangunan pihaknya siap memiliki tanah wakaf. Menurutnya, keberadaan dua bangunan tersebut sangat urgent guna lebih tercipta gemar membaca serta giat ibadah hingga terbentuknya generasi bangsa yang bermanfaat bagi nusa bangsa dan agama, tandasnya.

Sebagaimana pantauan Koran Sinar Pagi, di ruang Kepala Sekolah tertata rapi beberapa dan berbagai tropy piagam penghargaan prestasi yang sudah diraih siswa SMP Cimacan meliputi, juara I LKKB ke VIII tingkat SMP, MTs se-Jawabarat berlokasi di MAN Cipasung, juara II sepakbola futsal se-Kab. Tasikmalaya, Lomba Karya Tulis Ilmiah (wartawan kecil) se-Jawabarat berlokasi di Bandung Jawabarat serta tropy piangam penghargaan lainya.

Pendidikan merupakan kawah candradimuka untuk menciptakan masyarakat yang berpotensi kedepan membawa kebesaran sebuah bangsa, oleh karena itu, keberadaan dan representatifnya sarana prasarana lembaga pendidikan sangatlah dibutuhkan untuk ketenangan dan kenyamanan anak bangsa melaksanakan kegiatan belajar, jangan pemerintah mengatakan tidak tahu karena Koran Sinar Pagi sudah memberitahukannya.

(47)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *