NSTRUKSI GUBERNUR KALIMANTAN UTARA, PEMPROV AGAR LEBIH AKTIF

Pewarta : Abd.Haris
Koran SINAR PAGI, Kaltara

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie
Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie

Irianto Lambrie menginstruksikan agar jajaran Pemprov. Kaltara lebih aktif dalam berkomunikasi internal. Gubernur berharap, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk berinovasi dalam menghasilkan program yang akan dilaksanakan.

“Saya berharap adanya inovasi dalam melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar Irianto di Gedung Serbaguna, baru baru ini.

Untuk memulainya, menurut Gubernur, harus dibuat perencanaan matang agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan harapan yang diinginkan,”Buat skala prioritas dan rencanakan kegiatan yang bukan hanya bersifat seremonial, melainkan benar – benar kegiatan yang terkait tugas dan posisi sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan keahlian pegawai,”terangnya.

Berkaitan dengan serapan anggaran, Gubernur mengajak agar SKPD lebih bersinergi dan aktif dalam berkoordinasi, hal ini bertujuan untuk mencapai percepatan pembangunan di Kaltara dengan maksimal,”Saya berharap di tahun anggaran 2017 mendatang, SKPD lebih bersinergi dan lebih harmonis, aktif dalam membuat pertemuan antar SKPD,” ujarnya.

Sebagai upaya memberikan motivasi, Gubernur akan memberikan reward kepada SKPD dengan serapan terbaik, sehingga dapat menjadi pemicu semangat dalam berkinerja di lingkungan Pemprov. Kaltara,”Kita harus memotivasi segala bentuk kinerja terbaik yaitu dengan memberikan reward bagi yang sudah bekerja maksimal dan memberikan peringatan atas daya serap yang rendah, itu artinya terjadi kegagalan dalam pengelolaan dana, program dan lainnya,” imbuh Irianto.

Untuk itu, Gubernur mengingatkan agar rapat yang rutin dilakukan itu segera ditindaklanjuti dengan menunjukkan kinerja terbaik,”Saya ingin yang hadir disini tidak menganggap rapat ini hanya sekedar angin lalu dan berlalu begitu saja tanpa tindak lanjut apa-apa, perencanaan atas apa – apa yang penting sudah harus memiliki pointer dan data yang valid,” tegas Irianto.

(1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *