Wisata Puncak Cigawir, Butuh Investor…

Pewarta : Wartono SP
Koran Sinar Pagi, Kabupaten Ciamis,-IMG_20160413_163741 Berdiri di puncak Cigawir, sejauh mata memandang tampak gunung gunung indah berwarna biru, kelokan sungai yang terlihat, seolah membelah pesawahan, melengkapi indahnya panorama, di sekitar tebing, monyet monyet liar berlompatan dari pohon ke pohon, menambah alaminya suasana.
Konon menurut sebagian orang, yang pernah berkunjung ke Bukit Tinggi, suasana pemandangan alam puncak Cigawir, mirip dengan pemandangan alam Ngarai Sianok.
Puncak Cigawir masuk dalam wilayah Desa Bojonggedang, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, sudah menjadi objek wisata lokal sejak puluhan tahun lalu.
Melihat lokasi alam sebagus ini, patut disayangkan, sarana penunjang yang ada sangat jauh dari memadai. Sepanjang jalan yang dilalui, jalanan berbatu sudah rusak parah, ditambah semak belukar yang tumbuh, sangat mengganggu kenyamanan perjalanan, setiap orang yang melewatinya.
Padahal objek wisata ini hanya butuh sedikit polesan, dan promosi.
Setidaknya dengan penanganan yang lebih baik, pasti akan menghasilkan pendapatan dana yang akan berguna, bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bojonggedang.
Namun apalah daya, rupanya para pengusaha dan masyarakat Bojonggedang , seakan kurang peduli lagi pada aset besar yang dimilikinya.
Dulu sekian tahun yang lalu, Puncak Cigawir tak pernah sepi pengunjung, jangankan hari libur, hari biasa pun wisatawan lokal masih berdatangan dari daerah Ciamis dan seputar Banjar.
Kini semua tinggal kenangan, akan kah Cigawir terkubur sebagai bagian sejarah indah?
Semua kita serahkan pada aparat pemerintahan, dan masyarakat Bojonggedang sendiri.
“Tidak, puncak Cigawir akan kita tata lagi, dan mudah mudahan bisa terealisasi secepatnya”, tegas Ena Rusyana (44) Kepala Desa Bojonggedang, kepada Koran Sinar Pagi (13/04/2016).
Dan seandainya ada investor yang berminat bekerja sama, baik itu warga Bojonggedang atau pun luar daerah, kami beserta masyarakat, dengan tangan terbuka siap menerima, tambah Ena Rusyana.
“Masalah bagi hasil keuntungan, bisa kita rumuskan bersama”, pungkas Ena Rusyana.

Ayo investor, siapa berminat?

(73)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *