Wagub,”Tebang Satu Pohon Sama Dengan Renggut Hak Hidup Dua Orang”  

Pewarta : agus lukman
Koran Sinar Pagi, Garut

Wakil Gubernur Jawa  Barat, H.Deddy Mizwar
Wakil Gubernur Jawa Barat, H.Deddy Mizwar

 Selama rentang tahun 2014 hingga 2015 ini, program gerakan penanaman pohon nasional 1 miliar di wilayah Jawa Barat telah ditanam sebanyak 132 juta pohon. Program tersebut didanai oleh pemerintah, non pemerintah maupun CSR (Corporate Social Responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan).
Hal itu bertujuan agar propinsi Jawa Barat tampil menjadi Green Province (Provinsi Hijau) di Indonesia, sesuai komitmen Indonesia terhadap dunia pada Konferensi Tingkat Tinggi tentang Perubahan Iklim di Kopenhagen pada 2009 untuk menurukan emisi gas rumah kaca 26 persen dengan upaya sendiri, atau sebesar 41 persen dengan dukungan internasional sampai dengan 2020.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar Deddy pada Puncak Peringatan Hari Menanam Pohon (HMPI), dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 di kawasan Bendung Copong Kabupaten Garut, Rabu (25/11).
Demiz juga mengajak seluruh aparat pemerintah, para stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat di Jawa Barat mempopulerkan gerakan menanam dan memelihara pohon sebagai sebuah kebiasaan dilakukan setiap saat.  
Menurut Deddy, menanam dan memelihara pohon berkelanjutan penting dilakukan karena besarnya manfaat didapat dari keberadaan pohon bagi kehidupan manusia. Salah satunya, yang dapat dirasakan langsung yakni sebagai penghasil oksigen. Penanaman dan pemeliharaan pohon juga merupakan upaya mitigasi akan terjadinya perubahan iklim sekaligus merehabilitasi hutan dan lahan yang sangat berarti bagi kelangsungan kehidupan manusia. “Ayo Kerja ! Tanam, dan Pelihara !” serunya.
Dia menyatakan, berdasarkan hasil penelitian, sebuah pohon yang tumbuh mampu menghasilkan oksigen sekitar 1,2 kilogram per hari. Sedangkan kebutuhan oksigen per orang per hari hanya mencapai sekitar 05 kilogram. Karenanya, satu pohon itu berkonstribusi menyuplai kebutuhan oksigen dua orang per hari.
Dengan begitu, aksi penebangan satu pohon per hari berarti berkonstribusi terhadap hilangnya suplai oksigen bagi dua orang per hari. “Menebang satu pohon, itu artinya kita merenggut hak hidup dua orang. Sebaliknya, menanam satu pohon, berarti kita memberikan hak hidup dua orang,” ingatnya.
Deddy menyebutkan, manfaat keberadaan pohon lainnya yakni sebagai penyimpan cadangan air untuk mencegah banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau, memberikan keteduhan kesejukan karena kemampuannya menyerap panas sebanyak 8 kali lebih banyak daripada pendingan ruangan (AC), mengikat butiran-butiran tanah untuk mencegah longsor, memberikan nilai estetika atau keindahan alam, serta manfaat ekonomi melalui produk kehutanan.
Pada sisi lain, semakin bertambahnya populasi manusia menyebabkan meningkatnya kebutuhan lahan untuk pembangunan dan budiaya pertanian. Hal itu mengakibatkan kian besarnya beban dan tekanan terhadap sumber daya alam hutan, air, dan tanah.
Dampak dirasakan dari adanya penebangan-penebangan pohon antara lain semakin meningkatnya pemanasan global, suhu udara panas, meningkatnya permukaan air laut, perubahan iklim ekstrim, terganggunya produksi pangan, dan meningkatnya potensi bencana alam hingga gangguan kesehatan.
“Bila tak menanam pohon maka semakin habis sumber air kita. Banyak masyarakat kekeringan seperti musim kemarau kemarin, dan produksi padi pun menurun tak mencapai target 12 juta ton untuk Jawa Barat, tapi hanya sekitar 11,6 juta ton,” ingatnya.
Deddy berharap Puncak Peringatan HMPI, dan BMN Tahun 2015 dapat melahirkan gerakan kewajibkan menanam dan memelhara satu pohon bagi setiap orang. Sehingga tanah Jawa Barat akan menjadi lebih lestari, dan hijau.
Dalam kesempatan itu, Deddy Mizwar bersama sejumlah pejabat Pemprov dan kepala daerah termasuk Bupati Garut melakukan penanaman pohon di kawasan Bendung Copong. Kawasan tersebut selanjutnya akan dijadikan Hutan Kota seluas 5 hektare, dan dikelola Pemkab Garut kerjasama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

(30)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *